You're here : Home Tips Seputar W123 Hemat BBM

PENGUMUMAN

Fasilitas baru - Order Form
Untuk memudahkan anggota dalam mendapatkan barang-barang yang belum tercantum di website ini, maka kami menyediakan Formulir Pemesanan/Order Form pada Member Area. Menu pada Member Area hanya dapat diakses oleh mereka yang telah mendaftarkan diri di website ini
Hemat BBM PDF Print E-mail
Friday, 04 December 2009 05:52

Pakai Mercy Tiger boros? wow.. jangan mengadili seperti itu. Sebenarnya irit lho, coba saja tips-tips di bawah ini:

  1. Kondisi katup/klep sesuai dengan standar pabrik. Jika diinginkan, dapat sedikit dilonggarkan. Hanya saja suara mesin menjadi lebih berisik. Gunakan standart sebagai berikut:
    • Penyetelan saat kondisi mesin dingin: celah intake 0.10 dan celah exhaust 0.25
    • Penyetelan saat kondisi mesin hangat (45-75 derajad celcius): celah intake 0.15 dan celah exhaust 0.30
  2. Kondisi sistem pengapian dalam keadaan baik, terutama yang ada hubungannya dengan tegangan ke busi. Periksa tahanan kabel busi, tutup delco, rotor sama kondisi vacuum atau centrifugal advancer. Busi dan kabel busi harus standar, tapi koil boleh yang high performance. Jangan lupa penyetelan yang tepat timing saat pengapian karena akan mendukung performance mesin yang efeknya adalah penghematan BBM.
  3. Sistem BBM harus benar-benar sesuai spesifikasi pabrik:
    • Pada karburator penggunaan ukuran spuyer, ketinggian pelampung, pompa aklearasi harus betul-betul benar. Karbuaror yang udah pakingnya sampai 4 pun jika benar-benar akurat penyetelannya pasti BBMnya hemat.
    • Pada Injection perhatikan sistem warming up nya, tekanan sistem BBM pada injektor dan juga sama kondisi fuel distributor. BBM akan boros kalau sudah ada yang mengutak-atik baut setelan pada bagian atas fuel distributor (kecuali dilakukan oleh ahlinya).
    • Perhatikan emisi gas buang saat langsam (stationer). Pada sistem Injection CO nya adalah 0.5 - 1.5%, sedangkan untuk karburator maksimum 4% (standart emisi di Indonesia)
  4. Penggunaan pelumas harus sesuai dengan spesifikasi pabrik:
    • Pelumas mesin: SAE 40
    • Pelumas transmisi: ATF atau SAE 40
    • Pelumas gardan: SAE 90
  5. Sistem rem depan dan belakang tidak boleh ada yang macet dan menahan gerakan ban pada saat kendaraan berjalan.
  6. Ban harus ukuran standar 195/70 R14, atau maksimal 2 inchi lebih besar dari standart pabrik.
  7. Cara mengemudi juga sangat mempengaruhi konsumsi BBM:
    • Bawa kendaraan pada posisi "economy". Pada W123 yang belum terdapat meter economy, dapat menggunakan patokan kecepatan 50-60 Km/jam pada posisi gigi 4, atau W123 yang tela memiliki meter economy yang menunjuk ke kiri dengan posisi torque mesin terbesar (mesin M115 posisi torque terbesar pada RPM 3000)
    • Pada 280 karburator usahakan 2nd barell nya tidak terbuka pada kecepatan 140 km/jam, dan terbuka pada kecepatan di atas 150 km/jam
  8. Kompresor AC pada mesin M115 dan M110 jangan lagi menggunakan merek York karena terlalu berat.
  9. Temperatur mesin harus normal pada kisaran 80-90 derajad celcius. Jika kurang dari itu maka cenderung boros BBM.
  10. Gunakan jasa bengkel yang memang telah mendapat rekomendasi dan Mercedes-Benz, atau minimal rekomendasi dari kawan-kawan Mercy Tiger Club.

 

Sumber:
Bpk. Orlando Matulapelwa
Lulusan Mercedes-Benz Authorized Training Centre, sekaligus pengguna W123 mulai seri 200 sampai dengan 280.
MTC 01.04.188
 

Iklan Lainnya

Velg Sprint R17
Velg Sprint R17
Rp5.500.000,00
Mercy Tiger 280E/AT 1986
Mercy Tiger 280E/AT 1986
Rp58.000.000,00
Buku Repair Mercedes
Buku Repair Mercedes
Rp1,00
Armrest Palomio Tebal (SOLD OUT)
Armrest Palomio Tebal (SOLD OUT)
Rp1,00