You're here : Home Tips Seputar W123 Oli untuk W123

PENGUMUMAN

Fasilitas baru - Order Form
Untuk memudahkan anggota dalam mendapatkan barang-barang yang belum tercantum di website ini, maka kami menyediakan Formulir Pemesanan/Order Form pada Member Area. Menu pada Member Area hanya dapat diakses oleh mereka yang telah mendaftarkan diri di website ini
Oli Untuk W123 (Mercedes-Benz Tiger) PDF Print E-mail
Monday, 22 March 2010 05:09

Oli (oil, in english) atau minyak pelumas mesin, sebagai bahan pelumas agar mesin berjalan mulus dan bebas gangguan. Sekaligus berfungsi sebagai pendingin dan penyekat. Oli mengandung lapisan-lapisan halus, berfungsi mencegah terjadinya benturan antar logam dengan logam komponen mesin seminimal mungkin, mencegah goresan atau keausan. Untuk beberapa keperluan tertentu, aplikasi khusus pada fungsi tertentu, oli dituntut memiliki sejumlah fungsi-fungsi tambahan. Mesin diesel misalnya, secara normal beroperasi pada kecepatan rendah tetapi memiliki temperatur yang lebih tinggi dibandingkan dengan Mesin bensin. Mesin diesel juga memiliki kondisi kondusif yang lebih besar yang dapat menimbulkan oksidasi oli, penumpukan deposit dan perkaratan logam-logam bearing.

KEKENTALAN (SAE)

Kekentalan merupakan salah satu unsur kandungan oli paling rawan karena berkaitan dengan ketebalan oli atau seberapa besar resistensinya untuk mengalir. Kekentalan oli langsung berkaitan dengan sejauh mana oli berfungsi sebagai pelumas sekaligus pelindung benturan antar permukaan logam.

Oli harus mengalir ketika suhu mesin atau temperatur ambient. Mengalir secara cukup agar terjamin pasokannya ke komponen-komponen yang bergerak. Semakin kental oli, maka lapisan yang ditimbulkan menjadi lebih kental. Lapisan halus pada oli kental memberi kemampuan ekstra menyapu atau membersihkan permukaan logam yang terlumasi. Sebaliknya oli yang terlalu tebal akan memberi resitensi berlebih mengalirkan oli pada temperatur rendah sehingga mengganggu jalannya pelumasan ke komponen yang dibutuhkan. Untuk itu, oli harus memiliki kekentalan lebih tepat pada temperatur tertinggi atau temperatur terendah ketika mesin dioperasikan.

Dengan demikian, oli memiliki grade (derajat) tersendiri yang diatur oleh Society of Automotive Engineers (SAE).

Contoh: SAE 20W-50 artinya pada suhu dingin oli bekerja pada kekentalan 20 dan pada suhu panas bekerja pada kekentalan 5. Kerapatan komponen pada kendaraan sangat berpengaruh dalam memilih kekentalan oli yang digunakan.

KUALITAS (API)

Kualitas oli disimbolkan oleh API (American Petroleum Institute). Simbol terakhir SL mulai diperkenalkan 1 Juli 2001. Walau begitu, simbol makin baru tetap bisa dipakai untuk katagori sebelumnya. Seperti API SJ baik untuk SH, SG, SF dan seterusnya. Sebaliknya jika mesin kendaraan menuntut SJ maka tidak bisa menggunakan tipe SH karena mesin tidak akan mendapatkan proteksi maksimal sebab oli SH didesain untuk mesin yang lebih lama.

Ada dua tipe API, S (Service) atau bisa juga (S) diartikan Spark-plug ignition (pakai busi) untuk mobil MPV atau pikap bermesin bensin. C (Commercial) diaplikasikan pada truk heavy duty dan mesin diesel. Contohnya katagori C adalah CF, CF-2, CG-4. Bila menggunakan mesin diesel pastikan memakai katagori yang tepat karena oli mesin diesel berbeda dengan oli mesin bensin karena karakter diesel yang banyak menghasilkan kontaminasi jelaga sisa pembakaran lebih tinggi. Oli jenis ini memerlukan tambahan aditif dispersant dan detergent untuk menjaga oli tetap bersih.

Contoh: Sebaliknya jika mesin kendaraan menuntut SJ maka TIDAK BISA menggunakan tipe SH karena mesin tidak akan mendapatkan proteksi maksimal sebab oli SH didesain untuk mesin yang lebih lama.

Sebagai tambahan, bila oli yang digunakan sudah tipe sintetik maka tidak perlu lagi diberikan bahan aditif lain karena justru akan mengurangi kireja mesin bahkan merusaknya.

OLI UNTUK W123

Untuk kendaraan W123, Mesran 40 memang direkomendasikan sejak pertama dia dikeluarkan. Mesran 40 memiliki API service SE. Sedangkan Mesran Super SAE nya 20/50 dengan API service pertama kali dikeluarkan adalah SF (sekarang SG atau SH). Mesran Super harganya tidak mahal dan cocok untuk W123 karena tidak menyebabkan internal mesin kotor atau berkerak. Interval pergantian antara 2500km s/d 3000km (walaupun bisa sampai 5000km). Jika kendaraan tidak digunakan, gantilah oli setiap 6 bulan sekali.

Alternatif lain dapat juga menggunakan Castrol 20/50 (warna putih) atau Mobil-1 (recomended for Mercedes-Benz Car)

Jika keausan mesin sudah parah, dapat digunakan oli khusus disel pada mesin bensin seperti Mediteran S40 atau Mediteran SX. Tetapi harus diingat bahwa pelumas diesel tidak untuk RPM tinggi.

Last Updated ( Monday, 22 March 2010 05:42 )
 

Iklan Lainnya

Zippo Mercedes-Benz
Zippo Mercedes-Benz
Rp750.000,00
Owner's Manual 200-220
Owner's Manual 200-220
Call for Pricing
Mini 280 W114/1976
Mini 280 W114/1976
Call for Pricing
CARLSSON 1/16 BRILLIANT EDITION REP RING 18 (SOLD OUT)
CARLSSON 1/16 BRILLIANT EDITION REP RING 18 (SOLD OUT)
Call for Pricing